Jumat, 22 Maret 2019

LIFE


        Pucuk itu berbaris mengatup. Pada tangkai lain, pucuk lain telah mengembang dengan megah. Keindahan terpancar pada kelopaknya. Semua mata menatapnya kagum.

        Setiap orang lebih kurang serupa nasibnya. Ketika orang lain telah berkibar megah di depannya, kita mungkin belum apa-apa. Semua ada waktunya. Ada masanya, kelopak megah itu akan layu dan gugur. Ia akan digantikan oleh si kuncup. 
    
        Masa tidaklah sama bagi setiap orang. Meskipun demikian, hidup tetaplah satu kali. Maka berkembanglah dengan mewangi bagi semua orang. 


Salam literasi!

1 komentar:

  1. sweet oh white very sweet... like a love deep in the heart.

    BalasHapus